Sifat-sifat PLU

Gue ga bisa tidur siang padahal badan capek, tadi pagi habis muter-muter, sore muter-muter lagi. Dan ini baru bisa nyelesein postingan siang tadi.

Sekarang gue mau posting nih dan ini cuma tulisan sesatdan asal dari gue aja sih. Selama beberapa kenalan sama orang PLU gue rasa ada beberapa sifat yang bisa diambil benang merahnya antara PLU sama cowo straight. Kalo pengen lucu-lucuan baca postingan ini ya.

1. Rempong

Ada kesamaan PLU yaitu mereka pasti rempong. Beberapa kenalan gue yang emang PLU dan tebakan gue PLU mereka pasti rempong. Rempong disini adalah tipikal mereka ga bisa simple pasti ada aja yang mereka butuhin selalu kurang sesuai dengan keinginan. Bisa dibilang sih, hampir mirip sifat rada kecewekan gitu. Contohnya gue sendiri rempong kalo lagi bepergian. Pasti ada aja yang musti dibawa dan cenderung detil dan rempong. Gue ga tau apa ini pengaruh golongan darah. Gue punya golongan darah A, dan kebanyakan dari mereka pasti cenderung suka hal-hal yang detil dan selalu mendetil kalo mau mengerjakan sesuatu. Rempong disini juga termasuk penampilan, dimana kaum PLU akan ada usaha memiliki penampilan yang oke dan rapi kalo pergi kemana-mana. Ada kecenderungan kalau mereka ingin menarik perhatian khususnya cowok lain. Meski sekarang kebanyakan cowok sekarang hampir gitu juga. (Apa artinya cowok sekarang rata-rata mereka cenderung PLU juga, who knows ? *ditimpukin*)

2. Cara bicara dan gerakan mulut

Lo liat deh, kalo ngobrol sama PLU pasti ada gerakan mulut yang khas, dan mayoritas dari mereka aslinya doyan ngomong alias bawel. Mungkin ini ada turunan dari sifat rempongnya. Jadi jangan percaya sama PLU yang cuek. Kalo lo coba ngobrol sama mereka, dan pas kebetulan topik yang lo ambil itu sesuai sama topik yang mereka suka pasti deh nyerocos kemana-mana. Terus dari topik pembicaraan juga beberapa doyan nggosip. Meski kalo yang ini nggak semua juga doyan nggosip. Nggosipnya harus ada tema dan topik tertentu yang menarik PLU itu.

3. Smart dan cenderung berada di kelas menengah

Gue rasa aslinya kaum PLU ini adalah orang smart. Why ? Mereka pintar menyembunyikan identitas mereka dari khalayak umum. Apalagi yang belum coming-out mereka ini layaknya memiliki dua dunia. Usaha buat tinggal di dunia straight tapi ga goal, tapi dunia gay banyak juga yang nanggung. Alhasil mereka kudu pinter-pinter memanage perilaku mereka. Hal ini berkaitan juga dengan finansilan mereka. Why ?

Gue pernah baca postingan kalo kalau di USA ada penelitian finansial yang dimiliki kaum gay cenderung lebih tinggi dibandingkan rata-rata (beritanya disini). Kalau gue nebaknya gini, hidup gay/biseksual terkadang seperti lifestyle seseorang. Orang yang (maaf saja) menengah bawah untuk hidup biasa bin sederhana saja mereka sudah pas-pasan apalagi memiliki lifestyle yang berbeda. Sedangkan orang yang menengah keatas cenderung ingin hiburan dan lifestyle lebih sehingga mereka bisa saja menyimpang. Sorry, gue nggak menjudge loh yah cuma analisa aja. Jadi mereka kudu pinter-pinter mengelola dan memanage hidup mereka biar seimbang. Haha.

4.Sopan dan lembut

Ini udah jelas banget, cowok yang sedikit lembut (bukan kemayu) bisa dipastikan ada kecenderngan PLU. Soalnya mereka ini memiliki hati selembut cewek jadi sering paham bagaimana kondisi cewek. Hal ini lah yang kadang disalah artikan oleh cewek. Beberapa menganggap bahwa mereka ini kelompok yang baik, paham, bijak dan memahami cewek. Haha aslinya nggak. Nggak semua juga sih, banyak juga PLU yang cenderung cuek ke cewek karena emang mereka ga terlalu ingin dekat dengan mereka. Padahal …. karena wanita ingin dimengerti …. uououo~ *nyanyi*. Jadi bisa memposisikan diri memahami perasaan dan hati wanita.

5. Masih banyak lagi beberapa benang merah kesamaan kaum PLU. Seperti kecenderungan buat introvert dan menarik diri dari lingkungan. Gue salah satunya, soalnya mau ngobrol sama cowok kadang males, terlalu “kasar’ dan cenderung suka mengumpat-umpat. Sementara sama cewek, malu juga diliatin banyak orang temennya cewek semua.

Postingan gue diatas adalah murni pendapat pribadi dari gue. Gue sama sekali ga ada maksud buat menjudge dan memukul rata kaum PLU seperti itu. Hanya saja ada beberapa kesamaan kalo lo paham dan punya kenalan temen PLU. (*)

5.

Advertisements

1000 viewer

1000 viewer

1000 viewer

Horay, gue lagi girang nih, blog gue udah tembus 1.000 viewer artinya udah sekitar 1.000 orang liat blog gue. Postingan gue udah dilihat 1000 orang (yaela sama aja). Kenapa giue happy, soalnya blog gue satunya awal-awal biar banyak viewer susah banget. Kudu ekstra kuat dan keras, mulai dari sharing ke facebook, atau naikin traffic sendiri dengan searching di mesin pencari sendiri. Sementara ini blog, gue cuma nulis, sempet nyoba naikin traffic dikit lewat search engine, tapi biasa aja. Ide awal bikin blog ini bulan Januari kemaren (tepatnya tengah bulan. Gara-garanya banyak juga kaum PLU nan discreet atau pun yang coming-out curhat lewat blog mereka. Berhubung gue ini discreet so, gue kadang bingung juga mau curhat kesiapa , kalo ke temen gue, bisa hancur pula gue didepan mereka. Sementara pilihan buat coming-out menurut gue itu pilihan paling gila dan hebat. Mereka hebat karena bisa coming-out (minimal ke temen dekat atau keluarga). Kalau gue kaya gitu, hyah bisa-bisa nasib gue mungkin malah tambah hancur.

Bukannya negative thingking, cuma itu kenyataannya, hidup di keluarga yang agama cukup kuat, ditambah budaya jawa dan masih sedikit konservatif tentu sangat tidak care terhadap PLU macam gay, lesbian, biseksual aja kagak tau. Padahal ini hati berasa mau hancur pas di satu sisi lo suka banget liat cowo good looking, dan lo ga bisa ngehindari itu semua. So pilihan coming-out lewat blog jadi pilihan gue. Hahaha. Tapi dengan membaca blog kaya gini, kadang lo bisa membangun confidence bahwa diluar sana banyak PLU dan hidup ditengah-tengah kita. Life must go on, meski lo PLU, lo tetep kudu usaha keras dan berjuang baik usaha memanage sifat ke-gay-an lo atau pun usaha buat mencari sesuap nasi #halah.

Dintara lebih dari 1.000 an viewer atau silent reader gue, jumlah visitornya masih dikit cuma 2.42. Kalau ga salah artinya yang dateng ke blog gue itu 2 sampai 3 orang. Padahal, sekarang udah rada tinggi loh, lebih dari 10 perhari. dan kemungkinan akan terus meningkat.  Diantara silent reader itu jangan-jangan ada temen gue, atau jangan-jangan admin blog ini temen lo sendiri. Huwaaaaaa.

Lantas apakah virus gay ini menular dan bertambah banyak, oh entahlah semoga jangan. Gue saranin kalo lo emang gay atau biseksual please jangan tebarin virus gay ke straight-man. Fu*king sh*t gue aja pengen sembuh kok yah malah kalian menyebarkannya ke orang yang udah jelas-jelas normal -_______- . Kasian lah biar aja mereka jadi gay atau biseksual secara alamiah karena perasaan yang timbul dari diri, tapi jangan gara-gara lo sengaja lagi PDKT sama straight-man terus lo rubah orientasi seksual dia.

Mostly sih kunjungan ke blog gue gara-gara tag ‘cerita gay’ ‘kisah gay’. Heeemmhh, gue ga ngerti apa mereka ngira tag kaya gitu bakal masuk ke blog yang isinya mengumbar nafsu dan syahwat semata ? Kapok kan, ternyata isinya adalah curhatan PLU yang lebay. Hahaha *ngakak puas*.

Oke tetep baca kisah gue yah, dan artikel-artikel lain.

See you silent reader blog gue *peluk cium dan sayang dari gue* :*

PS : Lo pengen bantuan buat sharing, curhat dan semacamnya tentang PLU (berasa pinter aja) bisa kirim email ke gue : kisahsangpria@gmail.com

Sharing with Admin

Halo, guys. Gue disini cuma pengen share aja kalo lo semua mungkin punya kisah yang sama menariknya kaya kisah gue (PD banget kisah gue menarik), atau lo punya unek-unek yang pengen di bagi, lo bingung cerita ke siapa, lo bisa kontak gue via email.

Yes! gue berhasil bikin akun GMail pake nama blog gue, kisahsangpria@gmail.com. Thanks God! *goyang-goyang*

Gue sama sekali ga ada niat  buruk (iya lah masa iya, niat buruk mau dikasih tau). Gue sendiri ngerasa kadang ga ada temen yang bisa gue bagi atau share buat unek-unek tentang dunia kita. So, gue ga pengen temen-temen semua ngalamin hal sama. Mungkin gue sendiri ga bakalan bisa menyelesaikan masalah hidup lo, tapi minimal gue tahu kalo gue, atau lo ga sendirian ada banyak orang kaya kita, people like us! So let’s sending your story to my mail and I will response you as soon as posible. 🙂

Share

PS : Btw, ini gue bikin sendiri loh #apasih #gapenting

Beautiful Boys by Coleen McMahon

Lanjutan dari postingan gue sebelumnya, kebetulan pas liat videonya ada soundtrack lagu …. young beautiful boys ….. kata-kata itu selalu gue inget soalnya musiknya easy listening.

Kebetulan gue gooling tuh lagu, gue nemu infonya tentang Coleen McMahon.

Liriknya gue suka makanya gue posting sekalian disini. Videonya bisa lo dapetin dari internet, bisa di Youtube juga ada. Atau kalau lo butuh file mp3 nya lo bisa request ke gue :). Menurut gue liriknya cocok banget buat PLU. Apalagi dipake buat video ‘It Could Happen To You’.

… young beautiful boy …

Beautiful Boys by Coleen McMahon

release 7 Mei 2012

Today you’re gone, Today you left me
You left me for heaven
I’m on my knees, Crying and begging
Please let me be dreaming
Please let me be dreaming

Young beautiful boy
Making his way up to the Golden doors
Time will not erase
All of the tears streaming down our faces for you
We’ll miss you baby boy

Remembering the way your smile
Made my world alright
The sudden loss
Of what has made my life worth living
Has left me so broken

Young beautiful boy
Making his way up to the Golden doors
Time will not erase
All of the tears streaming down our faces for you
We’ll miss you baby boy

You were the one who gave me life
A reason to wake up and try
So why did you have to die
You were the one who gave me wings
A reason to wake up today and sing
The song of your life, Oh
We’ll miss you baby boy
We’ll miss you baby boy

Young beautiful boy
Making his way up to the Golden doors
Time will not erase
All of the tears streaming down our faces for you
We’ll miss you baby boy
We’ll miss you baby boy

Kisah Cinta Gay, Kisah Cinta Sepanjang Masa ?

Sudah ada yang pernah mendengar adanya gerakan solidaritas #EqualLoveEqualRights akhir-akhir ini. Gue sendiri ga begitu ngeh, sampai gue liat sendiri video yang di upload oleh Shane Bitney Crone. Dia mengunggah video dengan title ‘It Could Happen to You’, dengan sedikit ringkasan :

‘Thank you everyone for being so kind and supportive. I will forever be grateful for the love and courage you have given me during the darkest period of my life. Because of you we have an incredible opportunity to show the world that love is what matters in life by turning our story into a documentary. This film will represent every single person who has ever been ostracized and condemned for being who they are & loving who they love. Join me and support this film. SEE VIDEO DESCRIPTION FOR INFO’

Ketika kita melihat secara langsung kita bisa mendapatkan info bahwa ternyata video tersebut diunggah dengan tujuan untuk memberikan betapa cinta tidak membedakan jenis kelamin, entah itu berlain jenis seperti pada umumnya ataupun sesama jenis yang mulai marak terjadi. Konspirasi dari kelompok minoritas LGBT ini seperti membelalakkan mata dunia bahwa cinta itu universal dan cinta itu tidak membedakan status dan jenis kelamin. Bahkan video ini sudah ditonton lebih dari 3 juta orang.

Menanggapi hal ini seperti layaknya melihat dari dua sisi mata uang. Dikisahkan bahwa Tom Bridgeroom tidaklah seberuntung Shane yang mendapatkan dukungan dari keluarga, meskipun dia gay. Tom mendapatkan diskriminasi hingga akhirnya harus bunuh diri akibat frustasi. Tidak sedikit yang menjudge keluarga Tom sebagai keluarga yang jahat akibat mendiskriminasikan anak mereka yang gay. Tetapi salahkah keluarga Tom ?

Gue ga bisa menjudge siapa yang salah. Keluarga Tom tentu merupakan keluarga yang masih beranggapan bahwa menjadi homoseksual adalah perilaku menyimpang. Menurut gue itu adalah pilihan hidup Tom sebagai orang yang sudh dewasa. Jika Tom sudah merasa saatnya terbuka dengan keluarga maka Tom juga harus berani menanggung segala konsekuensi termasuk dikucilkan oleh keluarganya sendiri. Toh keluarga Shane sudah dengan terbuka menerima hubungan kedua pria dewasa tersebut.

Gue sendiri ga bisa menjudge Tom salah ketika bunuh diri, atau Shane salah karena sudah terlanjur menyebarkan konspirasi konsep cinta universal bagi kaum gay, atau keluarga Tom salah karena sudah mendiskriminasi anaknya sendiri. Hidup ini pilihan guys, so bijaklah dalam memilih jalan hidupmu sendiri Lo ingin jadi kaum gay yang terbuka sama semua orang, it’s oke. Tapi kalau pilihan hidup lo dan lingkungan khususnya menjadikan diri lo harus menjadi orang yang discreet dan bahkan merahasiakan identitas seksual menyimpang yang lo miliki dari keluarga, it’s no problem.

Bijaklah menjadi gay, dan ada banyak pilihan hidup yang mau lo ambil. Ingatlah lo masih punya keluarga, saudara, sahabat, teman bahkan Tuhan dan agama yang lo anut. Beruntunglah kalau lo hidup ditengah orang-orang yang berpikiran terbuka dan mau menerima PLU sebagai bagian dari mereka.

Lantas apakah cinta gay bisa bertahan lama ?

Hhhhmmmmh, gue punya temen dia kos dan temen kosnya ada yang gay bahkan mereka tinggal bersama sudah lebih dari 2 tahun. Menurut gue bisa saja kisah cinta gay bertahan hingga puluhan tahun, buktinya pasangan hetero aja  bisa membina rumah tangga hingga puluhan tahun. Ga sedikit pasangan gay yang terpaksa menikah demi mentupi jati diri mereka yang sebenarnya, tapi mereka memiliki pasangan gay yang juga bisa langgeng dan awet.

So, it could happen to you. Semua bisa terjadi diluar sana, semua kemungkinan tentu ada, baik itu yang indah maupun kemungkinan terburuk. Jadilah orang yang bijak.

PS : Sorry kalau ada pihak yang merasa kurang berkenan dengan postingan gue 🙂

Pilihan menjadi Biseksual

Bagi PLU, tentu tahu dan sudah merasakan gimana rasanya menjalani hubungan dengan sesama baik sekadar berteman, berpacaran dan hal paling lumrah adalah urusan ranjang. Terkadang gue sendiri berpikiran ternyata diluar sana banyak sekali orang yang sudah menikah dan ternyata PLU juga. Oh God, berapa banyak kamu PLU yang menyembunyikan identitas mereka, termasuk gue.

Dalam dunia PLU sendiri ada banyak pilihan, lo mau jadi pure gay atau biseks. Pilihan menjadi gay bukan pilihan mudah apalagi kalo lo tinggal di negara macam Indonesia, yang katanya masih menganut adat ketimuran tapi perilaku kaya bangsat semua. Pilihan jadi gay artinya lo harus siap dengan semua konsekuensi termasuk pilihan dijauhi temen lo, hingga saudara dan keluarga lo semua. Pilihan jadi biseks seringkali menjadi pilihan aman.

Why ? Apakah biseks akan selalu aman juga

Gue sendiri sempat menemui beberapa orang yang udah berumur alias Bapak-bapak yang sudah beristri dan beranak dan mereka doyan sama cowok juga. Mayoritas mengaku udah suka cowok jauh sebelum menikah, So, orientasi seksual pada dasarnya bukan dibuat asal jadi alias instan. Pasti ada latar belakang kenapa mendadak seorang pria suka sama pria juga. Keluarga yang kurang harmonis adalah gejala paling lumrah yang gue temuin ketika bercerita dengan PLU. Mostly mengaku sering menjadi korban kekerasan ayahnya, atau yang parah beberapa ternyata pernah diperlakukan kekerasan seksual oleh famili mereka.

Gue sendiri akuin kalo gue gini gara-gara terlalu sering diperlakukan tidak menyenangkan oleh Ayah dan kebetulan sebagai anak bungsu yang punya kakak cewek satu sepertinya mengalami penyimpangan pergaulan juga.

Ok, lanjut. Jadi intinya pilihan biseksual dianggap sebagai pilihan teraman buat nutupin identitas gay mereka (termasuk gue). Tapi pilihan biseksual bukannya resiko. Mereka harus menjalin hubungan ganda, sama cewek dan cowok dalam waktu bersamaan. Beberapa memiliki tingkat biseksual yang berbeda (maksud gue hampir sama kaya tingkat gay seseorang).

Biseksual cenderung heteroseksual = orang yang sebetulnya hetero hanya saja setelah menikah mengalami peristiwa yang merubahnya menjadi PLU. Beberapa dipengaruhi lingkungan. FYI, kebanyakan orang dari militer, polisi adalah tipe ini. Mereka menganggap bahwa perilaku suka sesama hanya sebatas kepuasan seks semata dan mereka tetap manusia jantan dan hetero seutuhnya.

Biseksual cenderung homoseksual = kalau tipe ini biasanya mereka sempat mengalami kekerasan seksual yang menimbulkan efek traumatik yang membuat ketagihan ketika dewasa. Orang seperti ini biasanya akan memilih menikah hanya untuk menutupi perilaku menyimpang mereka, dan secara intens mereka akan mencari kepuasa bersama pria lain karena menganggap bahwa hubungan suami-istri sebatas hubungan halal di masyarakat. Sebagian memang ingin menikah hanya demi punya anak atau desakan dari famili.

Tipe diatas bukan berarti mematok semua perilaku biseksual di masyarakat. Pilihan biseksual adalah pilihan individu. Kontroversi kehadiran kaum ‘Bi’ seringkali menjadi perdebatan bahkan diantara kaum LGBT sendiri. Dari beberapa situs yang gue baca banyak yang menganggap kaum Bi sebagai kaum tengah adalah pilihan munafik, karena seringkali mereka mencemooh perilaku gay demi menutupi jati diri mereka yang asli. Tapi disisi lain mereka juga terus mencari mangsa diluar demi memenuhi hasrat terpendam yang selama ini mereka cari.

Gue sendiri mengaku sebagai kaum Bi tengah. Tapi gue jarang mau ikut peduli dengan perilaku kaum gay asli. Gue rasa terlalu jahat kalau sampai gue mencemooh mereka karena gue sendiri sering dipoisi mereka dan menikmati apa yang mereka rasakan.

Yang masih gue ga habis mengerti adalah perilaku lesbian, bukankah hubungan dengan pria jauh lebih indah dibandingkan hubungan dengan kaum wanita.

Oh tapi gue lupa gue ini pria dan gue biseksual, jadi gue suka pria atau wanita dan gue condong ke pria bukan ke wanita.

Please God!