9 Summers 10 Autumns

Gays, kayaknya ada film yang temanya PLU banget deh. Coba sempetin ke biskop dan tonton deh 9 Summers 10 Autumns. Ga banyak yang tahu, kecuali yang udah baca bukunya, kalo ini adalah film Indonesia murni kisah nyata dari anak yang aslinya dari Batu, Malang kuliah di IPB dan kerja di New York terus balik lagi ke Indonesia.

Kelihatannya sih basi dan klise banget ya jalan ceritanya. Emang kok, tapi tenang saja film ini menggambarkan sesuatu yang berbeda dan lain dari film-film kebanyakan, macam Laskar Pelangi, sangat berbeda.

Gue sendiri ga nyangka di film ini bener-bener digambarin gimana si Iwan, tokoh utama sekaligus penulis buku ini menggambarkan kalau keluarganya lah yang membuatnya tidak menjadi ‘pria’ sejati. Iya Mas Iwan kalau yang udah pernah ketemu tentu kelihatan dia melambai (maaf banget yah mas). Buat para PLU tentu paham, gimana tokoh Iwan itu meski pintar, dia selalu sendiri, ga gaul, dan dia PLU (hasil dari radar).

Kalau pernah nonton film bertema gay tentu akan keinget sama Arisan! 1 dan 2, Coklat Stroberi dan yang lain. Disini sama sekali ga ada adegan yang menonjolkan sisi gay nya cuma ada adegan dia deket sama cewek pas SMA tapi dia ga bisa apa-apa dan (mungkin) dia cuma anggep sebagai teman dekat biasa, ga lebih. Sutradara mampu membawa kesettingan yang sangat berbeda dari sosok PLU (aduh sorry banget Mas Iwan gue ga nuduh lo PLU juga, cuma radar gue ga bisa boongin itu).

Disini gue tersentuh bahwa pada dasarnya semua orang itu sama kok, ga ngelihat orientasi seksual yang dimiliki asal mau usaha keras pasti bisa sukses. Dan kembali lagi, keluarga lah penopang utama bagi setiap orang,

kita tidak bisa memilih kita dilahirkan dari keluarga mana, tapi kita bisa memilih takdir dan masa depan kita

Quotes nya ga sama cuma intinya mirip. Masa depan kita, kita lah yang menentukan, dan orientasi seksual kita gue baca disini dibentuk secara tidak langsung dari lingkungan keluarga. Gimana Iwan sukanya di dapur, sebagai anak cowok satu-satunya di keluarga dan semua saudaranya cewek. Bagaimana Ayahnya yang keras mendidik bukan membuat Iwan makin kuat malah menjauhkannya dari sosok Ayah dan lebih dekat dengan Ibunya. Pokoknya seru dan asyik banget.

Sayang banget kalau lo, sebagai PLU ga nonton film ini. Percaya.

Lihat aja Mas Iwan kelahiran 1974 (umur 39 sekarang ini) masih lajang belum menikah. Gue suka bagian bagaimana dia nggambarin dirinya yang selalu kesepian, bagaimana dia masih belum bisa berdamai dengan masa kecilnya. Hal-hal yang pasti PLU paham dan sering rasain.

Kita sendiri yang harus berdamai dengan keadaan kita.

 

PS : Sayangnya film ini kurang laku gara-gara ada Iron Man 3. Sedih gue, sayang banget beneran, sayang banget orang rela nonton Iron Man 3 yaaaaaanggggg biasa aja padahal ada film Indonesia yang luar biasa,

Advertisements

4 thoughts on “9 Summers 10 Autumns

  1. Hi, emg mas iwan plu? Kan ga setiap yg feminim itu gay. Hehe…. Tapi kalau pun gay (apalagi pure gay), susah juga ya. Gmn mau nikah. Ckck….

    • Aduh sorry yah gue ga nuduh sih sama Mas Iwan, cuma cuma, kalau lo liat film nya maka lo bakal ngerasa sisi itu yang ditonjolin bahwa lo beda tapi lo bisa berjuang dan setara kaya yang lain. Apalagi masalah belum nikah, đŸ˜€

  2. sudah baca novelnya? menurut saya sih mas iwan gay deh kyknya..karena dari awal cerita hingga akhir mas iwan selalu nyeritain dia bersama (Bocah laki-laki) selama 8 tahun yang setiap hari nemenin dia, berlibur ke negara negara dan nginep dihotel sama dia, duduk berdua sama dia, pegangan tangan, cium kening, mendaki gunung dan ke malang dan akhirnya berpisah tanpa alasan.. dan mas iwan bilang kalau dia cinta banget sama bocah kecil itu dan bocah kecil itu adalah belahan jiwanya…menurut saya apakah mungkin seorang bocah kecil dibawa bawa setiap hari sama mas iwan..keliling dunia..dihotel berdua..makan berdua..gandengan tangan..pelukan..cium kening..dan bahkan mendaki gunung dan akhirnya berpisah tanpa alasan..hemss kayaknya bocah kecil tsb itu penggambarkan ulang seseorang yg mas iwan nggak mau sebutin siapa deh…. mnurut saya..

    • bisa juga, tapi menurutku sih itu penggambaran belahan jiwa mas iwan yang memang selalu merasa kesepian.
      Kan mas iwan sampai sekarang masih belum berkeluarga.
      You know what I mean hehee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s