Tangisan

Taukah kamu?

Kamulah orang kedua yang membuatku menangis tanpa sebab.

Terkadang ku sering bertanya pada diri sendiri mengapa diriku begitu rapuh.

Apakah benar ini adalah proses menuju kedewasaan?

Ataukah ini hanyalah sepenggal rasa sedih yang harus dituangkan dalam butiran air mata?

Hingga akhirnya kumelupakan kesedihanku dan mengingat betapa berartinya dirimu.

Advertisements

One thought on “Tangisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s